Saturday, November 24, 2012

Sebelum Gugur di Mesir, Imanda Amalia Saksikan Keajaiban Jihad di Palestina

JAKARTA (voa-islam.com) – Semasa hidupnya, almarhumah Imanda Amalia pernah membagi pengalamannya ketika bertugas di Jabaliya, Palestina, bulan Juli 2010 lalu. Pengalaman berharga itu juga disebarkan ke group Facebook milik Science of Universe, Kamis (3/2/2011) siang.



Inilah catatan Imanda Amalia dari Gaza Strip:
Jabaliya, Gaza Strip 7:48:27 AM | Thu, Jul 15, 2010
SubhanALLAH….. SubhanALLAH… SubhanALLAH…
Hanya itu yang tlontar dari lisanku saat melihat kejadian yang membuatku tak mempercayai apa yg ku lihat.
Pagi ini setelah sholat subuh aku sedang menyapa teman dan orang tcinta lewat chatting. Tiba aku dtugaskan untuk berangkat ke al Awda Maternity Hospital untuk sectio. Sekitar 2 km dari Mess.

Sunday, November 11, 2012

Arti "CINTA"


Bismillahirahmanirrahiim...

Aku bertanya pada alam semesta tentang arti “CINTA” lalu satu demi satu mereka menjawab.

Bumi menjawab:
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang diinjak dan dihinakan tetapi ia tak peduli. Pikir Cinta hanya memberi, dan itu sajalah inginnya.”

Air menjawab:
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan keterikatan, kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan."

Api menjawab:
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”

Friday, July 27, 2012

Gendong Aku Sampai Ajalku Tiba


Suatu malam ketika aku kembali ke rumah, istriku menghidangkan makan malam untukku. Sambil memegang tangannya aku berkata, "Saya ingin mengatakan sesuatu kepadamu." Istriku lalu duduk di samping sambil menemaniku menikmati makan malam dengan tenang. Tiba-tiba aku tidak tahu harus memulai percakapan dari mana. Kata-kata rasanya berat keluar dari mulutku.

Aku ingin sebuah perceraian di antara kami, karena itu aku beranikan diriku. Nampaknya dia tidak terganggu sama sekali dengan pembicaraanku, dia malah balik bertanya kepadaku dengan tenang, "Mengapa?" Aku menolak menjawabnya, ini membuatnya sungguh marah kepadaku. Malam itu kami tidak saling bertegur sapa. Dia terus menangis dan menangis. Aku tahu bahwa dia ingin tahu alasan di balik keinginanku untuk bercerai.

Dengan sebuah rasa bersalah yang dalam, aku membuat sebuah pernyataan persetujuan untuk bercerai dan dia dapat memiliki rumah kami, mobil, dan 30% dari keuntungan perusahaan kami. Dia sungguh marah dan merobek kertas itu. Wanita yang telah menghabiskan 10 tahun hidupnya bersamaku itu telah menjadi orang yang asing di hatiku. Aku minta maaf kepadanya karena dia telah membuang waktunya 10 tahun bersamaku, untuk semua usaha dan energi yang diberikan kepadaku, tapi aku tidak dapat menarik kembali apa yang telah kukatakan kepada Jane, wanita simpananku, bahwa aku sungguh mencintainya. Istriku menangis lagi. Bagiku tangisannya sekarang tidak berarti apa-apa lagi. Keinginanku untuk bercerai telah bulat.

Sunday, May 6, 2012

Jojo dan Gunung Merapi


Komik ini bercerita tentang kehidupan Jojo, seorang anak yang tinggal di sebuah desa di lereng Gunung Merapi. Selain potensi besar yang di miliknya, ternyata Merapi juga memiliki tingkat bahaya yang sangat tinggi sebagai gunungapi yang masih aktif.

Melalui komik ini, Jojo juga membagikan informasi-informasi penting mengenai tingkat bahaya dan cara menghadapi bencana Gunung Merapi. Informasi mengenai bencana Gunung Merapi ini sengaja dikemas dalam bentuk komik, karena ditujukan bagi anak, dengan harapan anak sejak dini mengetahui tindakan yang harus diambil ketika Gunung Merapi mulai bangun dari tidurnya.